Penerapan ilmu komputer di Indonesia saat ini masih tergolong rendah. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya pelajar yang masih belum mengenal apa itu komputer, khusunya IT. Biasanya mereka yang gaptek adalah mereka yang berasal dari desa utamanya desa terpencil. Sebab di desa terpencil pelajaran komputer masih belum populer yang salah satu kendalamya adalah kurangnya tenaga pengajar bidang tersebut. Selain itu juga karena kurangnya layanan IT di desa-desa. Tentunya hal ini menjadi salah satu masalah pendidikan yang harus dicari solusinya. Sebab, perkembangan pendidikan juga didukung oleh perkembangan teknologi.
Dengan menggunakan layanan IT kita dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui layanannya seperti facebook, email, friendster, blogger, dan lain-lain. Dengan IT kita juga dapat menggali informasi dari berbagai sumber. Sehingga ilmu yang kita dapatkan menjadi lebih banyak dan luas. Dan tentunya masih banyak manfaat lagi yang akan kita dapatkan dari IT.
Dari berbagai manfaat yang kita dapatkan itu, kita harus selalu berupaya untuk meningkatkan pengetahuan kita mengenai IT. Namun, seperti kata pepatah" tak ada gading yang tak retak". Meski banyak memberi manfaat, tapi juga berdampak negatif bagi penggunanya. Tentunya banyak sekali contoh yang tak perlu kita sebutkan satu persatu. Maka dari itu kita harus selalu dapat mengendalikan diri dalam memanfaatkan tekhnologi tersebut sebaik-baiknya. Semoga kita tidak hanya menjadi bangsa yang berintelektual tapi juga bermoral.
Dengan menggunakan layanan IT kita dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui layanannya seperti facebook, email, friendster, blogger, dan lain-lain. Dengan IT kita juga dapat menggali informasi dari berbagai sumber. Sehingga ilmu yang kita dapatkan menjadi lebih banyak dan luas. Dan tentunya masih banyak manfaat lagi yang akan kita dapatkan dari IT.
Dari berbagai manfaat yang kita dapatkan itu, kita harus selalu berupaya untuk meningkatkan pengetahuan kita mengenai IT. Namun, seperti kata pepatah" tak ada gading yang tak retak". Meski banyak memberi manfaat, tapi juga berdampak negatif bagi penggunanya. Tentunya banyak sekali contoh yang tak perlu kita sebutkan satu persatu. Maka dari itu kita harus selalu dapat mengendalikan diri dalam memanfaatkan tekhnologi tersebut sebaik-baiknya. Semoga kita tidak hanya menjadi bangsa yang berintelektual tapi juga bermoral.